10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif

dirgahayuindonesiaku.id

10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif 


Seorang leader harus belajar mendengarkan tidak hanya apa yang dikatakan anak buahnya, tetapi juga memahami yang tersirat. Mendengarkan efektif melibatkan pengamatan terha dap bahasa tubuh dan melihat kesesuaian antara pesan verbal dan non-verbal. Misalnya, jika seseorang mengatakan bahwa ia bahagia dengan kehidupannya, tetapi dengan gigi terka tup atau mata berkaca-kaca, Anda bisa melihat bahwa pesan verbal dan non-verbalnya tidak sesuai. Apa yang ia katakan mungkin tidak seperti apa yang INGIN ia katakan.

Berhenti Berbicara. 


Jangan bicara, dengarkan! Ketika orang lain berbicara, dengarkan apa yang mereka kata kan. Jangan menyela, berbicara bersamaan atau membe rikan penilaian di dalam benak Anda. Berhenti, dan hanya mendengarkan. Ketika orang lain telah selesai berbicara Anda mungkin perlu untuk mengklarifikasi untuk memas tikan apakah Anda telah menerima “pesan” mereka secara akurat.

Persiapkan Diri untuk Mendengarkan. 


Relaks dan fokus pada pembicara. Tempatkan hal-hal lain di luar pikiran. Pikiran manusia mudah terganggu oleh pikiran lain. saat mendengarkan orang berbicara, benak kita mungkin ber dialog sendiri. “Mau makan siang apa ya? Jam berapa saya harus pergi agar tidak kena macet?” Cobalah menempat kan pikiran-pikiran lain dan berkonsentrasi pada pesan yang sedang dikomunikasikan.

Berikan Rasa Nyaman. 


Bantu pembicara untuk merasa bebas berbicara. Ingat kebutuhan dan keprihatinan mereka. Mengangguk, menggunakan isyarat atau kata-kata lain untuk mendorong mereka untuk melanjutkan kali matnya. Pertahankan kontak mata tapi tidak menatap da pat menunjukkan Anda mendengarkan dan memahami apa yang dikatakan.

Hilangkan Gangguan. 


Fokus pada apa yang dikatakan. Jangan mencoret-coret kertas, melihat keluar jendela, memperhatikan kuku atau hal-hal semacamnya. Hindari interupsi yang tidak perlu. Perilaku ini mengganggu pro ses mendengarkan dan mengirim pesan ke pembicara bahwa Anda bosan atau terganggu.

Berempati. 


Cobalah untuk memahami sudut pandang orang lain. Lihatlah masalah dari sudut pandang mereka dan lepaskan prasangka. Dengan memiliki pikiran terbuka kita dapat lebih sepenuhnya berempati dengan pembica ra. Jika pembicara mengatakan sesuatu yang tidak Anda setujui, jangan membangun argumen dalam benak Anda. Tetaplah berpikiran terbuka mengenai pandangan dan pendapat orang lain.

Sabar. 


Sebuah jeda, bahkan jeda panjang, tidak berarti bahwa pembicara selesai berbicara. Bersabar dan beri waktu pembicara melanjutkan. Kadang-kadang dibutuh kan waktu untuk merumuskan apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya. Jangan mengganggu atau menyelesaikan kalimat untuk seseorang.

Hindari Penilaian Pribadi.


Cobalah untuk tidak tergang gu dengan kebiasaan pembicara saat ia berbicara. Setiap orang memiliki cara berbicara yang berbeda, ada yang gugup lalu menggoyang-goyangkan kaki, membuat gerakan tangan berlebihan, dan lain sebagainya. Fokus pada apa yang dikatakan dan coba untuk mengabaikan gaya bicaranya.

Dengarkan Nada Bicara. 


Volume dan nada menegaskan apa yang pembicara katakan. Saat berbicara, seseorang akan menggunakan volume dan tone untuk menjaga per hatian lawan bicara. Ia akan menggunakan pitch, nada dan volume suara dalam situasi tertentu. Hal ini dapat membantu Anda untuk memahami penekanan dari apa yang dikatakan.

Dengarkan Ide, Bukan Hanya Kata. 


Anda perlu untuk memahami gambar besar dari apa yang dikatakan, bu kan hanya potongan-potongan kisahnya. Mungkin salah satu aspek yang paling sulit dari mendengarkan adalah kemampuan untuk menghubungkan potongan-potongan informasi untuk mengungkapkan ide-ide pembicara. De ngan konsentrasi yang tepat dan kemampuan melepas kan gangguan, maka fokus ini menjadi lebih mudah.

Perhatikan Komunikasi Non-Verbal. 


Gerak tubuh, eks presi wajah, dan gerakan mata semua bisa menjadi pen ting. Kita tidak hanya mendengarkan dengan telinga, te tapi juga dengan mata. Lihat dan dapatkan informasi tam bahan yang dikirim melalui komunikasi non-verbal.

dirgahayuindonesiaku.id

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "10 Prinsip Mendengarkan yang Efektif"

Post a Comment